Fungsi dari tiap tiap toolbox


Kesempatan saat ini saya akan membahas tentang fungsi dari tiap-tiap Tool Box.

Gambar 1.1

1. Movee Tool.
Movee Tool Merupakan tool yang mempunyai fungsi untuk memindahkan objek gambar dan untuk meyeleksi Objek (Ctrl + Layer).
Cara untuk mengaktifkan Movee Tool yaitu click icon ( ) atau dengan menekan (V) pada keyboard.2. Rectangular Marque Tool.
Rectangular Marque tool merupakan tool yang mempunyai fungsi untuk membuat seleksi berbentuk kotak.
Cara untuk mengaktifkan rectangular marque tool yaitu click icon ( ) atau dengan menekan (M) pada keyboard.
Adapun selain Marque tool terdapat tool yang lain untuk membuat seleksi yaitu Eliptical Marque Tool (membentuk Lingkaran), Single Row Marque Tool (membuat Baris), dan Single Column Marque Tool (membuat kolom).

Gambar 1.2

3. Lasso Tool.
Lasso Tool merupakan tool yang mempunyai fungsi untuk membuat seleksi secara manual melalui gerak mouse yang diarahkan kepada gambar/membuat seleksi dengan bebas.
Cara untuk mengaktifkan lasso tool yaitu click icon ( ) atau dengan menekan (L) pada keyboard.
Jika kita mengarahkan pointer di icon dan klik kanan pada mouse maka terdapat tiga pilihan yaitu Lasso toot, Polygonal Lasso, dan Magnetic Lasso.4. Magic Wand Tool.
Magic Tool merupakan tool yang mempunyai fungsi untuk membuat seleksi yang mempunyai warna sama.
Cara untuk mengaktifkan lasso tool yaitu click icon ( ) atau dengan menekan (W) pada keyboard.
Jika kita mengarahkan pointer di icon dan klik kanan pada mouse maka terdapat dua pilihan yaitu Quick Selection Tool dan Magic Wand Tool.
Contoh Magic Wand Tool :

B

Gambar 1.3

5. Croop Tool.
Croop Tool merupakan tool yang mempunyai fungsi untuk memotong gambar.
Cara untuk mengaktifkan lasso tool yaitu click icon ( ) atau dengan menekan (C) pada keyboard.
contoh Croop tool :

Gambar sebelum di crop (kiri) dan sesudah di Crop (kanan)

Gambar 1.4

6. Slice Tool.
Slice tool merupakan tool yang mempunyai fungsi untuk membuat potongan dari gambar.
Cara untuk mengaktifkan lasso tool yaitu click icon ( ) atau dengan menekan (K) pada keyboard.
Jika kita mengarahkan pointer di icon dan klik kanan pada mouse maka terdapat dua pilihan yaitu Slice Tool dan Slice Select Tool.7. Spot Healing Brush Tool.
Spot Healing Brush Tool yang mempunyai fungsi untuk memperbaiki gambar yang rusak.
Cara untuk mengaktifkan lasso tool yaitu click icon ( ) atau dengan menekan (J) pada keyboard.
Jika kita mengarahkan pointer di icon dan klik kanan pada mouse maka terdapat empat pilihan yaitu Spot Healing Brush Tool, Healling Brush Tool, Patch Tool,dan Red Eye Tool.

8 Brush Tool.
Brush tool merupakan tool yang mempunyai fungsi untuk melukis gambar memakai kuas.
Cara untuk mengaktifkan brush tool yaitu click icon ( ) atau dengan menekan (B) pada keyboard.
Jika kita mengarahkan pointer di icon dan klik kanan pada mouse maka terdapat tiga pilihan yaitu brush tool, Pencil tool, dan color replacement tool.

9. Clone Stamp.
Clone Stamp merupakan tool yang mempunyai fungsi untuk melukis gambar dengan mengambil sample dari gambar yang telah dipilih.
Cara untuk mengaktifkan clone stamp yaitu click icon ( ) atau dengan menekan (S) pada keyboard.
Jika kita mengarahkan pointer di icon dan klik kanan pada mouse maka terdapat dua pilihan yaitu clone stamp, dan pattern stamp.
contoh clone stamp :

Gambar 1.5

10. History Brush Tool.
History brush tool merupakan tool yang mempunyai fungsi untuk mengembalikan gambar seperti semula.
Cara untuk mengaktifkan History brush tool yaitu click icon ( ) atau dengan menekan (Y) pada keyboard.
Jika kita mengarahkan pointer di icon dan klik kanan pada mouse maka terdapat dua pilihan yaituHistory brush tool, dan art History brush tool.

11. Eraser Tool.
Eraser Tool merupakan tool yang mempunyai fungsi untuk menghapus suatu gambar/pixel suatu gambar.
Cara untuk mengaktifkan eraser tool yaitu click icon ( ) atau dengan menekan (E) pada keyboard.
Jika kita mengarahkan pointer di icon dan klik kanan pada mouse maka terdapat tiga pilihan yaitu eraser tool, background eraser tool dan magic eraser tool.

12. Paint Bucket Tool.
Paint Bucket Tool merupakan tool yang mempunyai fungsi untuk mengecat suatu gambar pada area yang telah terpilih.
Cara untuk mengaktifkan Paint Bucket Tool yaitu click icon ( ) atau dengan menekan (G) pada keyboard.
Jika kita mengarahkan pointer di icon dan klik kanan pada mouse maka terdapat dua pilihan yaitu paint bucket tool, dan gradient tool.

13. Blur Tool.
Blur Tool merupakan tool yang mempunyai fungsi untuk memperjelas gambar dan mengkaburkan gambar.
Cara untuk mengaktifkan Blur Tool yaitu click icon ( ) atau dengan menekan (R) pada keyboard.
Jika kita mengarahkan pointer di icon dan klik kanan pada mouse maka terdapat tiga pilihan yaitu Blur Tool, sharpen tool dan smodge tool.
contoh blur tool :

Gambar 114. Dodge Tool.
Dodge tool merupakan tool yang mempunyai fungsi untuk menerangkan gambar pada area gambar yang telah dipilih.
Cara untuk mengaktifkan dodge tool yaitu click icon ( ) atau dengan menekan (O) pada keyboard.
Jika kita mengarahkan pointer di icon dan klik kanan pada mouse maka terdapat tiga pilihan yaitu dodge tool,burn tool, dan sponge tool.

15. Pen Tool.
Pen tool merupakan tool yang mempunyai fungsi untuk membuat path dengan selera yang kita inginkan.
Cara untuk mengaktifkan pen tool yaitu click icon ( ) atau dengan menekan (P) pada keyboard.
Jika kita mengarahkan pointer di icon dan klik kanan pada mouse maka terdapat lima pilihan yaitu pen tool, freeform pen tool, add anchor point tool, delete anchor point tool, dan convert point tool.

16. Horizontal Type Tool.
Horizontal Type Tool merupakan tool yang mempunyai fungsi untuk membuat teks/tulisan.
Cara untuk mengaktifkan Horizontal Type Tool yaitu click icon ( ) atau dengan menekan (T) pada keyboard.
Jika kita mengarahkan pointer di icon dan klik kanan pada mouse maka terdapat empat pilihan yaitu Horizontal Type Tool, vertical type tool, horizotal type mask tool, dan verticaltype mask tool.

17. Path Selection Tool.
Path selection Tool merupakan tool yang mempunyai fungsi untuk menyeleksi suatu path.
Cara untuk mengaktifkan Path selection Tooll yaitu click icon ( ) atau dengan menekan (A) pada keyboard.
Jika kita mengarahkan pointer di icon dan klik kanan pada mouse maka terdapat dua pilihan yaitu Path selection Tool, dan direct selection tool.

18. Line Tool.
Line tool merupakan tool yang mempunyai fungsi untuk membuat garis lurus.
Cara untuk mengaktifkan Line tool yaitu click icon ( ) atau dengan menekan (U) pada keyboard.
Jika kita mengarahkan pointer di icon dan klik kanan pada mouse maka terdapat enam pilihan yaitu Line tool, rectangle tool, rounded rectangle tool, elipse tool, polygon tool, dan costum shape tool.

19. Notes Tool.
Notes tool merupakan tool yang mempunyai fungsi untuk membuat catatan.
Cara mengaktifkan Notes tool yaitu click icon ( ) atau dengan menekan (N) pada keyboard.
Jika kita mengarahkan pointer di icon dan klik kanan pada mouse maka terdapat dua pilihan yaitu Notes tool, dan audio annotation tool.

20. Eyedrooper Tool.
Eyedrooper tool merupakan tool yang mempunyai fungsi untuk mengambil sample warna untuk warna pada foreground.
Cara mengaktifkan Eyedrooper tool yaitu click icon ( ) atau dengan menekan (I) pada keyboard.
Jika kita mengarahkan pointer di icon dan klik kanan pada mouse maka terdapat empat pilihan yaitu Eyedrooper tool, color sampler tool, ruler tool, dan Count tool.

21. Hand Tool.
Hand Tool merupakan tool yang mempunyai fungsi untuk menggeser daerah yang telah diperbesar/zoom
Cara mengaktifkan Eyedrooper tool yaitu click icon ( ) atau dengan menekan (H) pada keyboard.

22. Zoom Tool.
Zoom tool merupakan tool yang mempunyai fungsi untuk memperbesar dan memperkecil tampilan gambar.
Cara mengaktifkan Zoom tool yaitu click icon ( ) atau dengan menekan (Z) pada keyboard.

23. Set Foreground dan Set Background.
Set foreground mempunyai fungsi untuk menampilkan warna pada latar depan sedangkan Set background untuk menampilkan warna pada latar belakang.

24. Edit In Quick Mask Mode.
Edit in quick mask mempunyai fungsi untuk menjadikan tampilan pengeditan menjadi Quick mask / RGB.

25. Change Screen Mode.
Cahnge screen mode mempunyai fungsi untk mengubah tampilan layar.

.6

About these ads

2 pemikiran pada “Fungsi dari tiap tiap toolbox

    • Cara menggunakan quick selection tool:

      1. Pilih Quick Selection Tool
      2. Dalam options bar, klik salah satu pilihan seleksi: New, Add to, atau Subtract From. New adalah pilihan default jika tidak ada yang dipilih. Setelah melakukan seleksi awal, opsi perubahan secara otomatis untuk Add to.
      3. Untuk mengubah ukuran brush Quick Selection tool , klik menu Brush pada options bar dan ketik ukuran pixel atau pindahkan slider Diameter. Gunakan pop up menu pilihan-Size untuk membuat ukuran ujung brush sensitif pada pen pressure atau stylus wheel.
      Ketika membuat seleksi, tekan tombol kurung siku kanan (]) pada keyboard untuk memperbesar ukuran brush quick selection tool; tekan braket kiri ([) untuk memperkecil ukuran brush quick selection tool.
      4. Pilih Quick Selection option.

      Sample All Layers : Membuat seleksi berdasarkan pada semua lapisan bukan hanya lapisan yang sedang dipilih.
      Auto-Enhance : Mengurangi kekasaran dan penghalang dalam batas seleksi. Auto-Enhance otomatis membuat jalur seleksi lebih lanjut terhadap tepi gambar dan menerapkan beberapa penyempurnaan tepi. Anda bisa terapkan secara manual dalam dialog Refine Edge dengan pilihan Smooth, Contrast, dan Radius.

      5. Sapukan di dalam bagian gambar yang ingin Anda seleksi. Seleksi tumbuh seperti sapuan yang Anda buat. Ketika Anda sapu di dekat tepi bentuk objek, daerah seleksi memanjang mengikuti kontur dari sisi bentuk objek.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s